Catatan Tumbuh Kembang Isy Karima (10 bulan s.d 15 bulan)

Juni 01, 2020





Ngomongin tumbuh kembang si bungsu rasanya saya merasa amazed banget. Sejak bayi hingga usianya 16 bulan saat ini saya merasa terus diberi kejutan. Betapa tidak, selain karena ia anak perempuan yang udah pasti berbeda sekali dnegan kakak-kakaknya. Dalam berbagai hal, dari karakter, kebiasaan, tingkah polah, kemampuan motorik dan segala kebiasaannya menurut saya unik. Di usianya yang baru dua bulan saya dikagetkan dengan kemampuannyanyang sudah mulai bisa tengkurap dan mengangkat kepala. Mampu turun dari kasur yang notabene tinggi dengan menurunkan kaki terlebih dahulu hingga dapat berdiri, berjalan serta berlari di usianya yang belum ada satu tahu. Ia dapat berjalan di usia tepat 10 bulan dan semenjak itu kemampuan motoriknya pun meningkat pesat. Pada pekan ini, saya ingin membuat jurnal tumbuh kembang Isy dalam beberapa aspek antara lain sebagai berikut :
.1. Fisik/ Motorik
Berat badan dan tinggi Isy masih dalam kurva hijau presentil 50. Setelah ditimbang, berat badan Isy 8,8 kg dan tinggi badan 74 cm. Ia terlihat sangat lincah dan ceria. Kemarin ia baru saja bermain berjalan mundur bersama papanya. Digendong belakang merupakan aktivitas favoritnya ketika bangun dari tidur. Pola tidur dan makannya alhamdulillah tidak ada masalah. Ia sudah mulai belajar makan sendiri bahkan keukeh tidak mau disuapi lagi malah lebih senang menyuapi kakak-kakaknya. Meski pertumbuhan giginya lambat, menurut saya jika dibandingkan dengan kakak-kakaknya namun ia sudah bisa makan dengan baik, makan tanpa banyak drama, menyedot dengan sedotan dan mampu minum sendiri tanpa bantuan serra mengambil makanan sendiri sesuai kemampuannya.
Bebrapa hari ini ia sangat senang berdiri di atas kursi tanpa pegangan. Berdiri di atas pegangan kursi layaknya sirkus sungguh membuat perasaan deg-degan. Hm, keberaniannya saya acungi jempol. Sejak usia 6 bulan dia sudah berani lompat dari kasur atas ke bawah, masyaAllah sepertinya kemampuannya ini dipengaruhi oleh interaksi bersama kakak-kakaknya yang laki-laki. Naik turun tangga sudah bisa ia lakukan sejak usia satu tahun bersamaan dengan kemampuannya naik perosotan sendiri πŸ‘ MasyaAllah tabarakallah

2. Personal Sosial
Perkembangan personal sosial berhubungan dengan kemampuan mandiri, bersosialisasi dan berinteraksi dengan lingkungannya. Perkembangan sosial mamau sangat baik, ia sudah pandai berkomunikasi dua arah dengan semua anggota keluarga di rumah. Ia sangat percaya diri dan senang dipuji jika berhasil melakukan sesuatu. Ia sudah paham ketika diminta tolong mengambil baju, mainan atau mengembalikan sesuatu pada tempatnya. Menyortir mainan dan ada hal unik yang saya lihat dari kesukaannya beberapa minggu terakhir. Ia sangat suka sekali dengan segala sesuatu berbentuk persegi atau square. Ketika bermain tangram ia menyortir semua bentuk square dan kakak-kakaknya tidak boleh meminjam sama sekali. Hal serupa pun ia lakukan ketika bemain balok kayu, ia memisahkan semua balok berbentuk square. Lucu deh. Dalam sibling, ia sangat dekat dengan Irbadh, mungkin karena selisih usia mereka tidak terlalu jauh. Banyak sekali sikap dan kebiasaan dari Irbadh yang tiru. Sejauh ini sih sikap pemberani dan pantang menyerah yang nampak dominan. Sedikit manja, mudah baper dan sensitif karena fitrah perempuan yang lembut hatinya. MasyaAllah tabarakallah. Jika dilihat dari buku Panduan Tumbuh Kembang Anak dari IPB Press beberapa checklist perkembangan sosial untuk anak usia 12 bulan sampai dengan 24 bulan adalah sebagai berikut :
a. Berpartisipasi dalam permainan ✅ (ia sudah sangat bisa main bersama-sama dengan orang lain, namun kadang ia justru usil mengganggu kakak-kakak yang lebih besar)
b. Senang mencari teman baru ✅ (jika dibandingkan dengan kakak-kakaknya, anak perempuan ini lebih guyub dan senang bermain bersama banyak orang)
c. Senang didampingi orang terdekatnya ✅ (saat ini banyak sekali aktifitas yang ia lakukan bersama dengan papanya, beberapa aktifitas sehari-hari banyak ia habiskan bersama papanya, meski terkadang ada adegan ngambek dan drama menangis tersendu sambil tengkurap di pinggir ranjang πŸ˜‚)
d. Merasa tidak nyaman bertemu dengan orang asing ✅ (sesuai dengan fitrahnya kurang nyaman bertemu dengan orang baru pada porsinya)

3. Kognitif
Menurut buku Panduan Tumbuh Kembang Anak dari IPB Press, tahap perkembangan kognitif (lanjutan) untuk anak usia 12 bulan sampai demgan 24 bulan, antara lain sebagai berikut:
a. Tertarik melakukan banyak percobaan ✅
b. Dapat mengatakan 5 sampai dengan 10 kata ✅(mama, papa, mas, minum, maem, nenen, mau, nggak, suka, enak, nggak, ayam, bebek, gajah, kuda, pecah, no no no, dll)
c. Mampu mencocokan warna yang sama ✅
d. Mampu mencocokan bentuk yang sama ✅
e. Tertarik pada suara dan bunyi ✅ (paling senang bereksperimen dengan peralatan dapur emak, dipukul-pukul, diadu dengan benda lain, penasaran sekali dengan suara blender, mixer bahkan food processor)
f. Menyusun dua kata atau lebih menjadi satu kalimat sederhanaπŸ”„ (masih belum berkembang, ia masih blurp ngomongnya dan lebih ke menambah kosakata terlebih dahulu)
g. Menunjuk mata dan hidungnya. ✅ (ia sudah bisa menunjuk mata, hidung, mulut, telinga, kepala atau rambut, perut, tangan dan kaki)
h. Menggambar suatu kejadian dan benda πŸ”„ (masih belum, ia sudah mampu memegang pensil dan mengikuti kakaknya membuat coretan bebas tanpa makna)
i. Mampu menunjukkan orang tua dan orang terdekatnya ✅ (alhamdulillah ia sudah paham semua anggota keluarganya, termasuk membedakan kedua kakak laki-lakinya, mengenal uti dan mbah serta tantenya)

4. Perkembangan Bahasa
Melihat perkembangan bahasannya yang saat ini belum terlalu jelas dalam mengungkapkan sesuatu hal saya tidak terlalu cemas. Meskipun begitu,saya ingin fokus membiasakan dan melatihnya lebih intens melakukan komunikasi aktif dan pasif secara bertahap. Saya yakin ia dapat dilatih untuk mau dan mampu berkomunikasi aktif. Saat ini ia sudah mulai mem-beo apa yang ia dengar dan menggunakan bahasa tubuh jika anggota keluarga tidak memahami apa yang ia sampaikan.

5. Perkembangan Emosi (lanjutan)
Sesuai dengan checklist pada buku Panduan Tumbuh Kembang Anak dari IPB Press, tahap perkembangan emosi (lanjutan) untuk anak usia 12 bulan sampai demgan 24 bulan, antara lain sebagai berikut:
a. Memperlihatkan minat mengeksplorasi lingkungan sekitar. ✅
b. Mengikuti emosi orang terdekatnya bila dikondisikan, misalnya ketika ditaku-takuti ia akan menunjukkan emosi ketakutan, dirayu akan menunjukkan penurunan emosi marah dibandingkan sebelumnya. ✅ (hal ini sesuai sekali dengan keadaan saat ini, ia menunjukkan reaksi ketakutan jika ditakut-takuti oleh kakak-kakaknya bahkan hingga menjerit ketakutan).
c. Menangis dan menjerit jika tidak menyukai sesuatu atau suasana. ✅

Itulah tadi beberapa catatan saya mengenai perkembangan Isy. InsyaAllah sambung lagi dalam assessment lanjutan lainnya. Sehat dan semangat bertumbuh 😍

You Might Also Like

0 komentar